Connect with us

Hi, what are you looking for?

judul gambar

Keislaman

Old Friends, New Friends, Mana Lebih Asyik?

Waw…! Kamu sudah lulus dari sekolahmu yang lama ya? Hmm senang ya? Congratulation deh! Itu semua berkat kerja keras, doa dan izin dari Allah ya! Nah, sekarang ini saatnya untuk deg-degan menjalani segala sesuatu yang baru ya? Sekolah baru, guru-guru baru, pelajaran baru, lingkungan baru, rute sekolah yang baru dan most of all teman-teman baru!

Ngomongin soal teman baru, kayaknya ini yang paling berperan penting neh dalam kehidupan sekolah kamu. Kenapa begitu? Soalnya, walaupun guru-gurunya saik, pelajarannya kamu suka, lingkungan ngetop tapi kamu nggak bisa gaul sama teman-teman baru kamu.., waah bakalan dunia terasa gelap deh! Sebab, teman-teman kamu itu yang biasanya paling dominan menentukan enjoy atau tidaknya kamu di sekolah. Simak yaa…!

OLD Friends

judul gambar

Mungkin sedih banget yaa…, ketika ternyata sahabat kamu sejak SMP tidak lagi bareng satu sekolah sama kamu. Padahal dulu kemana-mana bareng (kecuali ke kamar kecil tentu saja…), ke kanting bareng, nonton basket bareng, jalan-jalan bareng, bahkan kalau kamu sedih, dia ikut sedih dan berusaha menghibur, kamu sedang berbunga-bunga dia bersedia menyediakan telinga untuk mendengarkan rasa hati kita yang berbunga-bunga, sebaliknya kamu pun juga begitu. Duuh, rasanya sediih deh harus pisahan sama dia. Lagipula harus memulai sesuatu itu kan tidak nyaman? Ya kalau kawan baru kita ternyata adalah orang yang bisa mengerti kita, kalau tidak? Hiii seraam….

Guys n Gals! Ingat-ingat deh kata-kata Henry David Thoreau, “Sesuatu tidak pernah berubah, kitalah yang berubah,” jadi sebenarnya perubahan adalah sebuah kemestian. Kita nggak bakalan mungkin begini-begini terus, temannya itu-itu terus, sekolah di situ-situ melulu. Maka, sebenarnya kamu nggak perlu sedih-sedih amat lho, ninggalan sahabat kamu. Ih, mbak Ije nggak pengertian deh, pasti jelas sedih laah! Ok..Ok… mbak Ije kasih tips ya…!

1.Yakinilah bahwa kamu masih bisa menjalin persahabatan dengannya walau tak satu sekolah

Rasulullah berkata, “Muslim itu menjalin dan mau dijalin (hubungannya).” Nah, jadi sebenarnya nggak ada alasan buat kamu bersedih karena nggak ketemu sama sahabat kamu kan? Karena Rasulullah justru menyarankan untuk tetap menjalin hubungan. Caranya? Banyak dong, kamu bisa telfon kalau emang rumahmu jauh, SMS kalau kamu punya HP, lewat email kalau kamu terpisah daratan dan lautan (misalnya dia sekolah di luar kota atau bahkan di luar negeri), atau juga via surat kalau kamu suka surat menyurat dan filateli. Waah banyak cara deh untuk tetap menjalin hubungan dengan dia. Ingat-ingat terus kapan tanggal istimewanya, tanggal ultah, tanggal pertama sahabatan, tanggal pertama ketemu, tanggal makan bakso bareng… hehe.

2.Yakinilah bahwa Allah pasti memberikan yang terbaik bagi kamu dan sahabatmu

Kadang mungkin terlintas di hati kita. Allah tidak adil, Allah tidak saya sama aku! Kenapa sahabat sebaik dia musti dipisahin dari aku!! Hik… hiks… terus kamu nangis Bombay sambil meluk tiang listrik (hihi… emangnya film india?). Padahal kata Allah,

“…Boleh jadi kamu membenci sesuatu, padahal ia amat baik bagi kamu, dan boleh jadi (pula) kamu menyukai sesuatu padahal ia amat buruk bagimu, Allah mengetahui sedang kamu tidak mengetahui” (QS. Al Baqarah: 216).

Yup, begitulah. Kadang kita sering tidak mengerti ketika kita sedang seneeng banget sama sesuatu, eh… ternyata Allah menjauhkannya dari kita, tapi ketika kita bencii banget sesuatu, Allah malah deketin sama kita. Nah, kalau sudah begini, kita musti yakin bahwa Allah lebih tahu daripada kita, hikmah lebih sering datang dan kita ketahui kemudian lho…

Gimana sekarang?

Berarti memang harus menjalani kehidupan dengan sekolah, guru dan teman baru ya?
Tipsnya?

  1. Take it or live it! Yah, emang kamu musti ngejalanin kok kehidupan kamu yang sekarang. Buka mata dan telinga lebar-lebar deeh…, banyak banget orang baik disekitar kita yang pantas dijadikan teman baru. Coba lihat ke sebelah, bagaimana penampilan teman sebangku kamu? Oke kan? Ajak dia bicara, tanyakan segala sesuatu tentang dia, penting banget buat kamu untuk mencatat alamatnya, nomer telpon, nama ortu dan tanggal lahirnya. Alamat, telpon dan ortu penting supaya kamu kalau datang silaturahim nggak kesasar, tanggal lahir sebagai bukti perhatian kamu, nanti kalau pas dia ultah kamu kasih selamat. OK!
  2. Gimana kalau ternyata teman sebangku kamu orangnya nggak asyik? Maksudnya ternyata dia ketahuan suka nyontek atau ternyata orangnya malas mandi dan punya bau badan…, wah ini berarti kesempatan buat kamu untuk menaikkan sedikit derajat kamu dari sekedar teman menjadi teman yang baik. Maksudnya? Begini, kalau sekadar teman berarti kamu bakalan cuek sama segala yang jelek dari teman kamu, yang penting kamu dapetin manfaat dari teman kamu, tapi teman yang baik itu pasti harus care, kalau temanmu melakukan kesalahan, kamu harus memberikan nasihat. Kata Rasulullah, teman yang baik adalah yang selalu menunjukkan kesalahan sahabatnya. Begitu!
  3. Buka mata buka telinga
    Sebenarnya yang selalu membuat kita bersemangat untuk menjalani hidup ini adalah perubahan dan perbedaan lho! Kenapa begitu? Karena secara fitrah, manusia itu menyukai sesuatu yang dinamis. Maka, sekarang kamu kan berada di lingkungan baru, kamu musti cepat beradaptasi, cari teman sebanyak-banyaknya, jangan cuma teman sebangku, garing lah yaw! Teman sekelas semua harus kamu kenal, kalo perlu kamu ngiderin buku alamat buat diisi. Teman dari kelas lain juga perlu dikenali. Buat apa? Ini penting untuk strategi belajar, misalnya kelas kamu paralel, kamu bisa belajar pelajaran sebelumnya dari teman di kelas lain, jadi kamu lebih siap. Begitu juga kalau ada ulangan, teman di kelas yang lebih dulu ulangan bisa kamu minta contoh soalnya, bukan untuk nyontek, tapi buat latihan di rumah dan memperkaya soal-soal. Nah, ternyata banyak manfaatnya banyak teman ya! Sok gih, buruan cari temen yang buanyaaak!

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You May Also Like

Berita

Setelah sukses menggelar Kompetisi Menulis Indiva 2020, Penerbit Indiva Media Kreasi kembali menggelar lomba. Wah, memang penerbit yang satu ini selalu sarat agenda literasi,...

Sains

Hiiy… Mimpi Buruk!Pada sebuah malam, sebuah teriakan tiba-tiba terdengar menggema dari kamar tidur Ari. Sang kakak, Anita yang masih lembur dengan tugas-tugas kampusnya tersentak....

Literasi

Hai, tahu kan kalian, kalau penulis Afifah Afra baru saja merilis karya terbarunya? Judulnya Balada Cinta Isvara. Sebuah novel yang mengisahkan sosok Isvara, seorang...

Keislaman

Memakai jilbab adalah kewajiban bagi semua perempuan yang beragama Islam. Meski ada sedikit ulama yang tidak mewajibkan jilbab, tetapi mayoritas ulama berpendapat bahwa jilbab...

Copyright © 2020 https://kanalgenz.com/